Paksalah Diri Berbuat Taat April 26, 2007
Posted by amirulnoviansyah in Islam.add a comment
Maha Suci Allah, Zat yang memiliki segalanya. Jika Allah menciptakan jin dan manusia kemudian diperintahkan untuk taat, bukan karena Allah membutuhkan ketaatan makhluk-Nya. Sungguh, semua perintah dari Allah adalah karunia agar kita menjadi terhormat, mulia, dan bisa kembali ke tempat asal mula kita yaitu surga. Jadi kalau kita masuk neraka, naudzubillaah, sama sekali bukan karena kurangnya karunia Allah, tapi karena saking gigihnya kita ingin jadi ahli neraka, yaitu dengan banyaknya maksiat yang kita lakukan.
Allah SWT Maha Mengetahui bahwa kita memiliki kecenderungan lebih ringan kepada hawa nafsu dan lebih berat kepada taat. Oleh karena itu, jika kita mendapat perintah dari Allah, dalam bentuk apapun, “si nafsu” ada kecenderungan berat melakukannya, bahkan tak segan-segan untuk menolaknya. Misalnya ibadah shalat cenderung inginnya dilambatkan. Urusan shaf saja, tidak banyak orang berebutan menempati shaf pertama. Amati saja, justru shaf belakang cenderung lebih banyak diminati. Perintah shalat memang banyak yang melakukan, tetapi belum tentu semua melakukannya tepat waktu. Begitu juga dengan tepat waktu, belum tentu juga bersungguh-sungguh khusyu. Bahkan ada yang justru menikmati shalat dengan pikiran yang melantur, melayang-layang tak karuan, sehingga tak jarang banyak program atau urusan duniawi lainnya yang diselesaikan dalam shalat. Dan yang lebih parah lagi, kita tidak merasa bersalah karenanya.
Sungguh, kita telah diperdaya dengan rasa malas ini. Bahkan saat malas beribadah, otak kita pun dengan kreatif akan segera berputar untuk mencari dalih ataupun alasan yang dipandang logis dan rasional. Sehingga apa-apa yang kita lakukan karena malas, seolah-olah mendapat legitimasi karena alasan kita yang logis dan rasional itu, bukan semata-mata karena malas. Ah, betapa hawa nafsu begitu pintar mengelabui kita. Lalu, bagaimana cara kita mengatasi semua kecenderungan negatif diri kita ini?
Belajar dari Wajah April 22, 2007
Posted by amirulnoviansyah in Islam.3 comments
Menarik sekali jikalau kita terus menerus belajar tentang fenomena apapun yang terjadi dalam hiruk-pikuk kehidupan ini. Tidak ada salahnya kalau kita buat semacam target. Misalnya : hari ini kita belajar tentang wajah. Wajah? Ya, wajah. Karena masalah wajah bukan hanya masalah bentuknya, tapi yang utama adalah pancaran yang tersemburat dari si pemilik wajah tersebut. Ketika pagi menyingsing, misalnya, tekadkan dalam diri : “Saya ingin tahu wajah yang paling menenteramkan hati itu seperti apa? Wajah yang paling menggelisahkan itu seperti bagaimana?” karena pastilah hari ini kita akan banyak bertemu dengan wajah orang per orang. Ya, karena setiap orang pastilah punya wajah. Wajah irtri, suami, anak, tetangga, teman sekantor, orang di perjalanan, dan lain sebagainya. Nah, ketika kita berjumpa dengan siapapun hari ini, marilah kita belajar ilmu tentang wajah.
Subhanallaah, pastilah kita akan bertemu dengan beraneka macam bentuk wajah. Dan, tiap wajah ternyata dampaknya berbeda-beda kepada kita. Ada yang menenteramkan, ada yang menyejukkan, ada yang menggelikan, ada yang menggelisahkan, dan ada pula yang menakutkan. Lho, kok menakutkan? Kenapa? Apa yang menakutkan karena bentuk hidungnya? Tentu saja tidak! Sebab ada yang hidungnya mungil tapi menenteramkan. Ada yang sorot matanya tajam menghunjam, tapi menyejukkan. Ada yang kulitnya hitam, tapi penuh wibawa.
Main Futsal…. April 22, 2007
Posted by amirulnoviansyah in My Self.4 comments
Capeeekkk……. itulah yang gw rasakan hari ini. Barusan, gw abis maen Futsal ma temen2 SMA. Kita maen dari jam 6 sore sampe jam 8 malem. Maennya didaerah Daan Mogot, namanya klo ga salah “Ground”. Gw ma Ghoz sempet nyasar-nyasar dulu untuk menemukan tempat itu. Setelah muter2, akhirnya ketemu juga deh tempatnya.
Tempatnya asik juga, lapangannya luas tapi dari semen. Dan yang paling penting “Murah banget”, gw maen 2 jam cuma Rp. 150.000. klo hari biasa(selain sabtu minggu), harganya cuma Rp125.000. beda banget sama yang dipalmerah yang cuma bisa maen 1 jam dengan harga yang sama. Lagipula klo yang dipalmerah lapangannya kecil, cuma bisa buat tendang2 bola aja, hehehee…. back to topic, jadi gw baru mulai maen sekitar jam setengah tujuhan. Kami bermain dengan tempo tinggi, saling menyerang dan dipadu dengan tendangan-tendangan maut serta memainkan bola dengan teknik tinggi, hohohoo… (hiperbola ga yah?!?). Gila, baru maen selama setengah jam rasanya udah capek banget. Maklum deh udah lama ga olahraga(ga juga sih^_^). Tapi gw berhasil maen sampe hampir 1,5 jam, fiuuhh…
Senyum itu nikmat…. April 20, 2007
Posted by amirulnoviansyah in Uncategorized.3 comments
Kalau Orang IT Punya Punggung Gatal
Sepasang suami istri sama-sama bekerja di bidang IT, tetapi si suami lebih sering menghabiskan waktunya main komputer sepanjang hari, ibaratnya makan, tidur terus di depan komputer.Si istri akhirnya menyadari betapa parahnya pengaruh komputer bagi suaminya, saat satu kali ia mencoba membantu menggaruk punggung suaminya yg sedang gatal.
Si suami berkata, “Bukan di situ, `scroll` ke bawah dikit!”
Husnudzan……. April 18, 2007
Posted by amirulnoviansyah in Islam.10 comments
“Hubungan yang baik antara satu dengan lain dan khususnya antara muslim yang satu dengan muslim lainnya merupakan sesuatu yang harus dijalin dengan sebaik-baiknya. Ini karena Allah telah menggariskan bahwa mukmin itu bersaudara. Itulah sebabnya, segala bentuk sikap dan sifat yang akan memperkukuh dan memantapkan persaudaraan harus ditumbuhkan dan dipelihara, sedangkan segala bentuk sikap dan sifat yang dapat merusak ukhuwah harus dihilangkan.
Agar hubungan ukhuwah islamiyah itu tetap terjalin dengan baik, salah satu sifat positif yang harus dipenuhi adalah husnuzhon (berbaik sangka). Oleh karena itu, apabila kita mendapatkan informasi negatif tentang sesuatu yang terkait dengan peribadi seseorang apalagi seorang muslim, maka kita harus melakukan tabayyun (penyelidikan) terlebih dahulu sebelum mempercayainya apalagi meresponnya secara negatif, Allah berfirman yang artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu berita, maka selidikilah (untuk menentukan) kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan perkara yang tidak diingini dengan sebab kejahilan kamu (mengenainya) sehingga menjadikan kamu menyesali apa yang kamu telah lakukan.” Q.S Al-Hujuraat : 6
How can pizza be good for you? April 2, 2007
Posted by amirulnoviansyah in Uncategorized.add a comment
If you eat pizza all the time, chances are you’re not overly concerned with your health. And if you are a healthy eater who turns to pizza as an occasional junk-food splurge, you may experience some guilt after you’ve downed a few (or five or six) slices of cheesy, empty-carb heaven. But soon, that could all change. Sort of. Food chemists at the University of Maryland have been looking into ways to boost the antioxidant content of wheat-based foods. Two components in wheat — bran and endosperm — are rich in antioxidants, nutrients that can prevent cell damage in the body by inhibiting the oxidation process. Research has shown that antioxidants help avoid the effects of free radicals in the body, which are charged particles that go around stealing electrons from atoms, causing cell damage that has been linked to diseases like cancer and heart disease. The body has natural antioxidant defenses against free radicals, but those natural defenses can be overrun. Adding antioxidants to your diet can help those defenses fight back more successfully (see How Antioxidants Work to learn more). So that’s the idea behind boosting antioxidants to make foods more healthy.
So how can pizza help prevent heart disease? (more…)
Autistic children can read mental state of others through their eyes April 1, 2007
Posted by amirulnoviansyah in Uncategorized.add a comment
Autistic children are able to interpret the mental state of others by looking at their eyes, contrary to previous research, a new University of Nottingham study has found.
In findings that contradict previous studies, psychologists found that autistic children can ‘read’ a stranger’s mental state based on that person’s eyes. Autistic children have long been thought to be poor at interpreting people’s mental states based on facial expressions, especially expressions around the eyes.
Some researchers believe that this lack of ability could be central to the social problems experienced by autistic children and adults.
But the latest findings cast doubt on this hypothesis. A study at The University of Nottingham found that autistic children were able to interpret mental states when looking at animated facial expressions. The findings also suggest that the use of moving images, rather than conventional still pictures, gives a much more accurate measure of the abilities of autistic children.
Researchers hope that by increasing understanding of autism, their findings may ultimately help in the teaching and treatment of people with the condition. (more…)







